Lewati navigasi

Dalam segmen saat ini taukah kamu mencoba untuk membahas tentang hal-hal yang berhubungan denga limbah radioaktif. Hamper semua Negara di dunia, termasuk yanh tidah mengunakan PLTN, menghasilkan limbah radioaktif. Jenis-jenis limbah radioaktif yang dihasilkan sangat berbeda dalam bentuk (sifat fisik) dan volumenya, dan pada umumnya berasal dari lima jenis aktifitas yaitu:

Penanaman uranium dan thorium serta aktifitas yang terkait dengan daur bahan baker nulkir;
operasi yang berhubungan dengan daur bahan baker,seperti konversi dan pengayaan uranium, pabrikasi bahan baker serta olah ulang bahan baker bekas;
operasi PLTN, termasuk bahan baker bekas;
dekontaminasi dan dekomisioning fasilitas nuklir;
penggunaan radioisotope dlam bidang penelitian nuklir termasuk pertanian, industri dan kedokteran.

Tidak seperti batu bara atau minyak yang menghasilkan limbah yang besar ke biosfer (udara, air dan tanah), jumlah limbah dari PLTN relative kecil dan dapat dibatasi, disimpan dan diisolasi dari lingkungan manusia. Hasil limbah dari PLTN jauh lebih sedikit dari pada PLTU batu bara, disebabkan energi yang dihasilkan dari reaksi pembelahan uranium sangat tinggi dan jauh lebih tinggi dari bahan baker lain, disebabkan oleh densitas energi uraniumsangat tinggi.

Secara garis besar penaganan limbah radio aktif adalah, disamping membiarkan meluruh dengan waktu, mengikuti tiga prinsip yaitu: pengurangan volume, pengolahan untuk mengubah menjadi bentuk stabil secara fisikmaupun kimia yang disesuaikan dengan teknik transportasi dan penyimpanannya, untuk selanjutnya limbah radioaktif ini dipindahkan ke tempat yang terisolasi dari lingkungan hidup.

Limbah PLTN digolongkan menjadi tiga kategori:

Limbah radioaktif tingkat rendah (LTR),
Limbah radioaktif tingkat menengah (LTM),
Limbah radioaktif tingkat tinggi (LTT).

Dan 70-80%limbah merupakan limbah radioakrif tingkat rendah.

Teknologi penanganan limbah radioaktif tingkat tinggi (terdiri atas bahan baker bekas dan sisa proses ulang) adalah vitrivikasi yang selanjutnya ditampung di dalam container baja tahan karat, yang disimpan sementara dalam lokasi PLTN untuk menurunkan radioaktifitas, akhirnya dipindahkan ke tempat penyimpanan lestari yang secara geologi memenuhi persyaratan. Selanjutnya bahan bakar bekas tersebut pada suatu saat bisa diambil kembali untuk dilakukan olah ulang.
Bahan bakar bekas dari PLTN merupakan bahan bakar bekas yang masih mempunyai nilai ekonomi yang tinggi, karena sisa uranium yang belum terbakar masih besar dan data dipungut kembali melalui proses olah ulang. Hal ini dilakukan jika daur bahan bakar nuklir menganut daur baha bakar tertutup. Disamping itu plutonium yang terjadi juga dapat dipungut dan merupakan bahan bakar nuklir baru.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.